Ya Allah
Telah kami terima surat cinta darimu
Surat cinta yang bercerita tentang bumi ini
Sebagai ungkapan rindumu yang membuat kami begitu malu terhadapmu
Kami tahu inilah surat cintamu yang benar adanya
Yang engkau janjikan kepada kami dan telah kami terima
Saat mata hati dan perasaan kami menjauh darimu
Ya Allah
Inikah surat cintamu dengan segala keputusan yang harus kami terima
Surat cinta yang bercerita tentang bencana alam yang membuat kami putus asa dan hilang akal
Surat cinta yang bercerita tentang panas dan hujan
Surat cinta yang bercerita tentang pohon dan akar yang terkelupas
Surat cinta yang bercerita tentang air dan api yang berwajah seakan-akan penuh dendam kepada kami
Surat cinta yang bercerita tentang tanah, rumah, harta dan nyawa yang tak tertinggal sedikitpun
Ya Allah
Inikah surat cinta yang penuh cemburu yang dikirim oleh sang peniup seruling sejatimu
Disaat kami lupa untuk mengingat dan merayumu
Surat cinta yang sepatutnya kami terima sebagai bukti
Bahwa kau benar-benar maha mencintai
Sementara kami berpaling dari kemahakasih dan penyayangmu
Ya Allah
Maafkan kami yang telah berselingkuh dari kemahasetiaanmu
Dan berpaling kepada cinta yang tak kau ridai
Ya Allah
Ampunilah kami
Ampunilah hamba-hambamu yang tak punya malu ini
Dan Ya Allah hanya engkau tempat hamba kembalikan segala ketidak sanggupan menjawab segala teka-teki hidup ini.
*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) semester II.











