Washilah – Jajaran aparat pemerintah setempat Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone, berharap agar kembali mendapat jatah mahasiswa KKN UIN Alauddin angkatan 61 setelah kepulangan angkatan 60.
Hal tersebut disampaikan Kepala Camat Tellu Limpoe Andi Aksi S Sos, saat memberi sambutan dalam acara ramah tamah dan perpisahan mahasiswa KKN posko Desa Lagori.
Dalam sambutannya Kepala Camat mengatakan, bahwa Tellu Limpoe sangat membutuhkan pendampingan dari para teorisi dan akademisi untuk merubah pola pikir masyarakat setempat.
“Kami sebagai aparat pemerintah setempat memerlukan pendampingan, kehadiran KKN UIN Alauddin selama 45 hari sangat efisien. Membantu kami menangani masalah tersebut,” tuturnya.
Kembali Kepala Camat menambahkan masyarakat Tellu Limpoe masih membutuhkan pendampingan agar tidak selamanya terkungkung dengan kebiasaan dan adat istiadat yang selama ini diyakini. Alhasil, panen yang bisa dituai tiga kali setahun, hanya bisa dua kali setahun sebab kepercayaan animisme yang dianggap tabuh menanam palawija pada bulan tertentu.
Sementara itu, Abdul Rahman Ramli selaku Koordinator Camat (Korcam) KKN UIN Alauddin Tellu Limpoe, mengatakan berkenaan dengan kondisi masyarakat Tellu Limpoe khususnya Desa Lagori perlu adanya pembinaan aqidah dan penanaman nilai-nilai religius.
“Tellu Limpoe memerlukan pembinaan dan pendampingan dari segi keagamaan khususnya penanaman nilai-nilai religius,” tegas mahasiswa jurusan Teknik Informatika semester VIII ini.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) Posko Lagori Muh Idris mengatakan bila nantinya Tellu Limpoe kembali menjadi salah satu lokasi KKN UIN Alauddin angkatan 61 agar merumuskan program kerja dibidang pendidikan, keagamaan dan kesehatan.
“Selama ber-KKN di Lagori kami fokus pada tiga bidang program kerja yakni pendidikan, keagamaan, kesehatan,” terangnya.
Mengingat ketiga bidang tersebut saling berhubungan dan bersinggungan langsung dengan masyarakat setempat, sehingga ke sebelas desa yang ada di Tellu Limpoe mayoritas melakukan pembinaan dan pengabdian diaspek tersebut.
“Mahasiswa KKN UIN Alauddin yang bertempat di Tellu Limpoe mayoritas melakukan pembinaan di tiga aspek tersebut,” tutup Abdul Rahman saat ditemui diakhir acara ramah tamah.
Penulis: Epi Aresih
Editor: Dwinta Novelia











