Mahfud MD Sebut Rp 5 M Untuk Jadi Rektor UIN

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI), Mahfud MD sebut Andi Faisal Bakti dimintai Rp 5 M untuk menjadi Rektor Universitas Islam Negeri UIN. Hal itu diungkapkan di Acara Talkshow, Indonesia Lawyers Club (ILC)  yang ditayangkan stasiun TV  One, (Selasa 19/03/2019) malam.

“Andi Faisal Bakti itu didatangi oleh orang dimintai Rp 5 Miliar kalau mau jadi Rektor UIN. Saya dengar dari orang, Pak jasin juga dengar dari orang juga, mungkin  malah  dengarnya dari Pak Andi Faisal Bakti. Cuma pak jasin agak halus. Ndak sebut namanya. Saya sebut sekarang, biar tidak dianggap ini gossip, gitu,” ucap Mahfud.

Mahfud menjelaskan, sebenarnya yang terpilih pada pemilihan Rektor UIN Alauddin Makassar pada tahun 2014 adalah Andi Faisal Bakti. Namun, Alumnus Fakultas Adab dan Humaniora UINAM itu dibuatkan syarat yang menjanggal sehingga ia gagal dilantik. Anehnya, syarat itu dibuat pasca Andi Faisal terpilih jadi Rektor UINAM pada tahun 2014 lalu.

“Itu ada kasus yang sangat luar biasa. Prof Andi Faisal Bakti, 2 kali menang pemilihan di UIN tidak jadi diangkat. Pertama, dia terpilih menjadi Rektor UIN Alauddin Makassar, menang, tapi begitu menang, dibuat aturan bahwa yang boleh menjad rektor di situ adalah mereka yang sudah tinggal di UIN 6 bulan terakhir paling tidak,” katanya.

Baca Juga : https://washilah.com/2014/07/mengenal-calon-rektor-uin-alauddin-prof-a-faisal-bakti-phd

Dia menambahkan, “Andi Faisal Bakti ini dosen UIN Alauddin, tetapi dia pindah ke Jakarta karena sesudah pulang dari Kanada, dia pindah tugas di Jakarta. Dia terpilih di sini. Dan aturannya bahwa harus 6 bulan itu, dibuat sesudah dia menang, dibuat tengah malam lagi. Tidak dilantik,” bebernya.

Penulis : Muhammad Aswan Syahrin

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami