Washilah – Kehadiran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar angkatan 60 di Desa Padakkalawa Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang adalah untuk belajar bukan untuk menggurui.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Pondok Pesantren Ittihadiah Tanre Assona, Dr Mardiah said MPd dalam seminar proker yang bertempat di Aula Masjid Nurul Taqwa Dusun Tanre Assona, Jumat (08/03/2019).
“Mereka datang kesini bukan untuk menggurui, tapi untuk belajar bermasyarakat,” ungkapnya.
Tambahnya dalam syair Arab, Mardiah mengatakan, Al’alimu Kabirun walau kaana hadasan, Wal jahilu shagirun walau kaana syaikhan. Orang berilmu akan terlihat besar walau badannya kecil, dan orang bodoh akan terlihat kecil walau sudah menua.
Koordinator Desa (Kordes) Posko VII Desa Padakkalawa, Ahmad Maulana Fajri berharap bisa mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di kampus.
“Kami berharap bisa mengaplikasikan ilmu-ilmu yang kami dapat di kampus ditengah masyarakat Desa Padakkalawa ini,” tuturnya.
Lanjut, mahasiswa kelahiran Soppeng ini berharap kepada seluruh masyarakat desa Padakkalawa bisa menerima keberadaan mahasiswa KKN sebagai bagian dari keluarga besar Desa Padakkalawa.
Kepala Desa Padakkalawa, Najamuddin menjelaskan bahwa mahasiswa KKN hadir untuk dibimbing.
“Jangan buat program-program yang menyulitkan adek-adek, jangan sampai itu tidak bisa direalisasikan, buat yang bisa dikerjakan sesuai dengan kemampuan,” jelasnya.
Citizen Report: Mukrimin Jaya
Editor: Dwinta Novelia











