“Lengan Yang Kau Bentang” Oleh Indah amaliah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Internet

Pada lengan yang kau bentang.
Hidup bukan sekedar dalang.
Juga bukan tentang tampang.
Melainkan tentang juang.

Pada lengan yang kau bentang.
Sinarmu tak boleh remang.
Satu, sejuta, tak terbilang.
Harus bermuara pada benderang.

Pada lengan yang kau bentang.
Tak sepatutnya kasihmu hengkang.
Sebab telingamu harus kau pasang.
Menyisir habis kehidupan malang.

Semoga pada lengan yang kau bentang.
Tak lagi kau siasati sesuatu bernama curang.
Agar semua jadi imbang.
Dan pada kakimu merekah senyum girang.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) semester II

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami