“Rinduku” Oleh Silvira

Facebook
Twitter
WhatsApp
Int.

Rinduku.
Disetiap malamku yang jauh darimu.
Resahku tak tahu kepada siapa kutuai.
Gemerlap rindu kian mewarnaiku.
Rinduku mengalir hingga mengapung direlung jiwaku yang terdalam, batinku.

Rinduku beda.
Rinduku tak mampu kutuntaskan oleh bait sajak-sajak yang kulantunkan padamu.
Tak mampu digambarkan oleh langit yang elok kala senja.
Ketika puncak rindu itu datang.

Seribu puisi pun tak mampu menuntaskannya.
Betapa naifnya jiwa ini.
Ku tak mampu menerka.
Namun rinduku, bahagiaku yang haqiqi.
Rinduku, padamu, Muhammad ku.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) semester II

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami