Fasilitas Belum Tersedia, Mahasiswa Difabel Tetap Kuliah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ekspresi tepuk tangan yang ditunjukkan oleh Megawati Zainuddin, mahasiswa jurusan Teknik Informatika penyandang disabilitas saat Rektor UIN Alauddin Makassar memberi sambutan PBAK. Senin (04/09/2017).
Washilah – Memiliki keterbatasan fisik, tidak membuat Megawati Zainuddin, mahasiswa jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Tekhnologi (FST) UIN Alauddin untuk tidak melanjutkan sekolah sampai ke perguruan tinggi. Baginya, meraih pendidikan setinggi-tingginya adalah hak semua orang.
“Saya sempat khawatir saat duduk di bangku SMA, apakah saya bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas. Tapi saya tidak menyangka bisa lulus di UIN melalui jalur UMM, walau keadaan saya seperti sekarang ini,” ujarnya kepada reporter Washilah. Rabu (06/09/3017)
Sementara itu, dekan FST Prof. Arifuddin belum melihat langsung terkait kondisi salah seorang mahasiswinya. Hanya saja ia memastikan jika akan memberikan bantuan fasilitas yang akan di gunakan nantinya.
“Saya belum pernah melihat langsung mahasiswi difabel tersebut. Tapi, Insyaallah kita akan menyediakan fasilitas sesuai dengan kebutuhannya. Saya juga memberi apresiasi terhadap penyandang disabilitas dengan penuh semangat ┬átetap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi walaupun dengan keterbatasan,”ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FST Dr Suarda M Si juga menegaskan fasilitas yang menunjang untuk penyandang disabilitas memang belum ada.
“Untuk sarana seperti lift dan eskalator saya kira belum kita siapkan. Tapi dari segi pelayanan, saya minta ke semua dosen di jurusan Teknik Informatika untuk memberikan pelayanan khusus terutama pada saat proses belajar mengajar,” tuturnya.
Penulis : Megawati latif (Magang)
Editor: Desy Monoarfa

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami