KKN UIN Alauddin Ditolak

Facebook
Twitter
WhatsApp
Washilah — Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 51 telah diberangkatkan disetiap daerah. Namun, beberapa daerah ternyata menolak seperti kabupaten Takalar dan Galesong Utara.
Penolakan tersebut karena mematok mati harga living cost yang tidak sesuai dengan kemampuan mahasiswa.
Harga living cost yang dipatok adalah 900 ribu perbulan. Sementara kesiapan mahasiswa hanya 500 ribu perbulannya.
Hal ini segera diklarifikasi oleh staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Baharuddin mengatakan bukan ditolak tetapi mahasiswa tidak ditempatkan di sana.
“Bukan sebenarnya ditolak, tapi kita tidak menempatkan mahasiswa disitu,” ungkapnya. Kamis (17/3/2016).
Dia juga menambahkan jika dari survey dosen pembimbing, banyak daerah yang mematok mati harga living cost. Dari dasar itulah, pihak universitas tidak menempatkan mahasiswa di daerah tersebut pada tahun ini tetapi dialihkan ke daerah lain.
Penulis: Fitri Ramadhani A.
Editor: Sri Wahyu Diastuti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami