Dekan FST Lantik SEMA dan DEMA

Facebook
Twitter
WhatsApp
Washilah–Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menyelenggarakan pelantikan pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA) periode 2015. Kegiatan ini dirangkai dengan kuliah umum dan ramah tamah di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar. Kamis (12/03)
Dalam kegiatan tersebut, Dekan FST, Dr Muhammad Halifah Mustami MPd melantik pengurus baru SEMA dan DEMA kemudian dilanjutkan serah terima jabatan yang didampingi Wakil Dekan (WD) III, Dr Hasyim Haddade MAg.
Dalam sambutannya, Dekan FST berharap para pengurus SEMA dan DEMA dapat menjadi mahasiswa yang kritis dan program kerja yang ada kedepannya dapat mendorong penguatan kompetensi mahasiswa. “Dalam arti krtis itu, tahu banyak hal dan punya landasan atau dasar yang jelas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa apa yang dikerjakan kepengurusan sebelumnya, yang diketuai oleh Dedy Abrar selama setahun ini membuat FST lebih matang dan lebih dewasa.
Terkait dengan program kerja, para pengurus SEMA dan DEMA akan mengadakan Rapat Kerja pada hari jumat yang akan datang. Dengan motto “Mari Bergerak Harmonis”, kepengurusan selama setahun ke depan akan lebih melibatkan seluruh sivitas akademika di Fakultas.
“Karena selama ini terkesan bahwa hanya mahasiswa saja yang terlibat dalam pelaksanaan program kerja, kedepannya sebisa mungkin membangun sinergitas dengan pimpinan fakultas, seperti ketua-ketua jurusan, staf, pegawai, dosen, dan para senior,” ujar Ilham selaku ketua DEMA terpilih.
Pria bernama lengkap Ilham Azhary Said ini juga menambahkan bahwa tentunya jangan lupa dengan apa yang menjadi cikal bakal kebesaran FST yang secara subtansial kepengurusan sekarang dan sebelumnya sama saja.
“Artinya tidak ada yang mendominasi pada posisi sebagai lembaga eksekutif. Lembaga yang sebisa mungkin menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat, bakat, dan aspirasinya,” kata Ilham.
Selain itu, Ilham mengatakan beberapa rangkaian kegiatan ini merupakan inisiatif dari pengurus SEMA dan DEMA periode 2015 tersebut. Melihat kondisi setahun belakangan, ia berharap momentum ini dapat membangun kembali keharmonisan  antar mahasiswa, lembaga dan pimpinan.
Laporan | Sri Yusnidar (Mag)

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami