Prof Qadir Gassing: Maba Harus Seimbang Kapasitas Dosen dan Ruangan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Meja perkuliahan yang dijadikan penahan jendela  

Washilah–Kuota penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) meningkat dari tahun ke tahun. Hingga pada TA 2014/2015 UIN Alauddin hanya memaksimalkan kuota sebanyak 5.000 orang. Diantaranya, kuota penerimaan SNMPTN sebanyak 1.250 orang, SBMPTN sebanyak 750 orang, SPAN sebanyak 1.250, UMPTAIN sebanyak 750 orang dan UMM sebanyak 1.000 orang.

“Dalam empat tahun terakhir, kenaikan peminat kampus UIN Alauddin Makassar sangat spektakuler. Saya merasa kepercayaan masyarakat UIN Alauddin semakin meningkat,” kata Rektor UIN, Prof Dr  Qadir Gassing HT MSi pada konferensi pers. Rabu (07/08).

Mengingat besarnya jumlah Maba tahun 2013 lalu yang mencapai 5516 orang membuat civitas akademika merasa kekurangan dosen apalagi ruang perkuliahan. Oleh karena itu, Prof Dr Qadir Gassing menyarankan kepada para dekan fakultas agar tidak terlalu berharap mendapatkan mahasiswa baru yang terlampau banyak.

“Jangan terlalu bermaksud untuk menerima mahasiswa banyak. Karena prinsipnya, sedikit atau banyak itu sama saja. Tapi kalau ruangan kita mencukupi, dosen kita mencukupi, itu tidak masalah. Jadi, larangan untuk menerima mahasiswa baru karena dibatasi oleh dosen dan ruangan,” jelasnya.

Selain itu, Wakil Rektor bidang Akademik, Prof Dr Ahmad M Sewang MA. mengatakan bahwa tahun ini UIN Alauddin Makassar memperoleh urutan ketiga pendaftar terbanyak dari 53 Perguruan Tinggi Islam Negeri di seluruh Indonesia.

Laporan | Nurfadhilah Bahar

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami