Tangan –Tangan Kotor

Facebook
Twitter
WhatsApp

Oleh | Nurfadhilah Bahar| Jurnalistik
Kami merangkak diantara bulir-bulir keputusasaan
Bersama matahari yang kian memanas
Mencium bau kencing di tikungan jalan
Disaat tubuh yang rapuh
Berjalan ditengah teriknya

Asap, debu, sampah mengepul-ngepul di jalan raya
Sementara kami mencoba terus berjalan

Berjalan!!
Berjalan untuk sesuap nasi
Berjalan untuk sebingkai mimpi
Aku pun selalu bertanya-tanya
Tapi pertanyaan-pertanyaan ku
Tak pernah menemukan jawaban
Aku yang selalu bingung
Tapi kebingungan-kebingunganku
Membentur tembok-tembok para pejabat
Para petinggi kaya yang memakan uang rakyat
Aku yang selalu merintih
Tapi rintihan nyaring itu selalu terabaikan
Tak lihatkah kalian? Butakah kalian?
Kami hanya tangan-tangan kotor jalanan
Yang hanya mampu meraba kaca jendela sekolah

Sumber Gambar http://purwoudiutomo.com/wp-content/uploads/2012/08/Karikatur-Korupsi-Kemiskinan.jpg

  Berita Terkait

Rimpuh

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami