Cafetaria Hilangkan Ruang-ruang Diskusi

Facebook
Twitter
WhatsApp

Laporan | Ahmad Syafrudin

Washilah—Adanya pemindahan kantin oleh birokrasi mendapat tanggapan dari berbagai kalangan. Fajar Asfar misalnya, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) menganggap  Cafetari menghilangkan nilai-nilai yang yang sebelumnya ada di kantin.

Bukannya tanpa alasan, Ia menilai ruang yang disediakan Cafetaria sangat terbatas, “daya tampung cafetaria sangat sempit hal ini menimbulkan polemik diantara para mahasiswa itu sendiri, setelah makan mereka langsung pulang, dan secara tidak langsung suasana itu tercipta dengan sendirinya” sesalnya.

Meski demikian, Fajar Asfar tetap sepakat dengan pemanfaatan  cafeteria asalkan kantin lama  tetap  beroperasi.  ”Kantin bukan saja tempat untuk makan dan minum, tetapi ada banyak hal yang bisa dilakukan mahasiswa seperti ruang-ruang untuk berdiskusi, berkomunikasi dengan teman-teman yang lain selepas jam istirahat” ungkapnya.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami