Program CBT terkendala Infrastruktur

Facebook
Twitter
WhatsApp

Rusunawa, Dormitory, dan Ma’had al-Aly bukan hal asing bagi mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Pasalnya, ketiganya adalah gedung yang telah berdiri kokoh di kawasan kampus II (Samata), yang dipersiapkan sebagai asrma. Sayangnya, bangunan yang diperuntukan untuk program CBT (Character Building Training), khusus mahasiswa baru ini belum difungsikan karena terkendala masalah infrastruktur.

“Infrastruktur belum siap. Sementara perangkat, prangkas, mekanisme system dan tim sudah siap. Kita terkendala persoalan proyek pembangunan yang belum rampung, misalnya tempat tidur, lemari, dll. Jadi, semester depan program ini sudah bisa berjalan.”, tutur Ketua Tim penyusun CBT, Dr Mohd Sabri AR, ketika dihubungi via telepon ( Kamis/14).

Hal ini juga dibenarkan oleh DR H Salehuddin Yasin mengingat pembangunan di UIN masih belum selesai dan masih ditangani pihak Pembangunan Perumahan (PP). “Hanya saja, sudah ada rumput yang menghiasi ketiga gedung tersebut. Saya termasuk sebagai orang yang mengkritisi, kenapa rumput bisa dibiarkan? Sudah ada penjaga yang bertugas, tapi penjaga hanya mengatakan dia hanya penjaga, bukan petugas kebersihan”, lanjut bapak yang juga menjabat PR III ini (Kamis/14).( Hayluz)

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami