Puisi “Hanya Zaman yang Tahu” oleh Kartika Yusuf

Facebook
Twitter
WhatsApp

Hanya Zaman yang Tahu

Kadang hati ini tak mampu lagi menahan hasrat yang terpendam
Kikisan lubuk yang terselubung kini telah terpaut dalam kesengsaraan
Tapi,kedatangan itu hanya kusambut dengan jari pahit
Dengan luapan amarah yang mendalam

Andaikan bisa tertimbun dengan sendirinya akan kuputar waktu dengan sekedip mata
Tapi, jiwa ini tidak mampu merontah di depan semua yang terlukis
Tetapi waktu itu akan selalu kunanti meskipun zaman berganti
Tekad hatiku tak akan luntur meskipun diterjang badai

Perasaan tetaplah perasaan yang tergaris tak terpungkiri
Jika itu menantang pikiran yang tak mampu menolak
Raga ini tinggal terkulai menatap apa yang terjadi
Apakah penderitaan atau kesenangan yang terjadi ?
Entahlah biarkan zaman yang menjawab

Puisi oleh Kartika Yusuf
Gambar : beyinselgelisim.com

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami