Prodi BPI Bahas Paradigma Bimbingan Islam Melalui Bedah Buku

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pengantar oleh Arham Selo pada Bedah Buku di LT FDK, Selasa (20/10/2026). | Foto: Mustawa

Washilah — Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar menggelar bedah buku di Lecture Theater (LT) FDK, Selasa (20/10/2026).

Buku yang dibedah berjudul: Rekonstruksi Paradigma Bimbingan Islam Berbasis Nilai Qurani dan Sosial Politik.

Buku tersebut memadamkan tentang pentingnya merekonstruksi paradigma bimbingan Islam agar relevan dengan dinamika masyarakat.

Moderator kegiatan, Arham Selo menjelaskan, bedah buku tersebut memiliki nilai-nilai kenabian yang penting untuk dipahami mahasiswa.

Buku itu mengadopsi referensi untuk memudahkan pemahaman nilai-nilai islami serta menjelaskan perbedaan perspektif antara Barat dan Islam dalam melihat konseling.

“Buku paradigma bimbingan Islam ini dapat menjelaskan perbedaan antara Muslim dan non-Muslim. Non-Muslim lebih berpatokan pada konsensus hingga munculnya paham humanistik,” ungkapnya.

Menurutnya, rekonstruksi merupakan upaya membangun kembali dengan mengadopsi nilai-nilai bimbingan dalam konseling untuk meningkatkan pemahaman secara langsung dalam perspektif Islam.

“Rekonstruksi adalah suatu keharusan yang selalu mengikuti alur kehidupan masyarakat dari masa ke masa,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa BPI, Istiqomah, menilai kegiatan bedah buku ini sangat berpengaruh terhadap pemahaman mahasiswa tentang masyarakat.

Menurutnya, buku tersebut menjelaskan secara rinci tentang perbedaan pandangan humanistik dan rekonstruksi antara Muslim dan non-Muslim.

“Kegiatan bedah buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan menambah wawasan serta pemahaman dalam nilai-nilai Al-Qur’an,” katanya.

Penulis: Mustawa (Magang)
Editor: Sappe

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami