Kami Minta Maaf

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sampul mikroblog berita yang berjudul "Sarjana Parsel"

Kami meminta maaf atas kekeliruan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari berita berjudul “Sarjana Parsel”.

Berita tersebut telah terbit di tabloid edisi 125 spesial magang pada bulan Januari lalu. Terkait informasi yang keliru, itu telah kami koreksi dalam berita yang telah ditayangkan di Washilah.com.

Kami memahami keberatan pihak yang dimaksud, untuk itu kami telah melakukan upaya memberi hak jawab dan hak koreksi.

Hak koreksi ini dimuat sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk menyampaikan hal yang akurat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Namun, perlu diketahui, berita itu berangkat dari keresahan mahasiswa mengenai budaya pemberian parsel. Tradisi tersebut dinilai menimbulkan beban sosial dan finansial bagi sebagian mahasiswa, sehingga memunculkan aspirasi agar praktik tersebut ditiadakan.

Kami menilai isu ini penting untuk dibicarakan demi menjaga iklim akademik yang lebih sehat dan tidak ada itikad buruk mencoreng nama baik pihak mana pun.

Terima kasih kepada pihak bersangkutan yang telah mengoreksi. Sebagai anjing penjaga yang mengawasi kekuasaan agar tidak ugal-ugalan. Kami terbuka untuk dikritik.

Kejadian ini akan menjadi pembelajaran bagi Washilah untuk lebih profesional dalam kerja-kerja kami selanjutnya. Sekali lagi, terima kasih.

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami