Puisi “Ku Mengadu Dari yang Terdalam” Oleh Nur Asma

Facebook
Twitter
WhatsApp
www.hipwee.com

Hari berlalu seakan memburu batin yang gelisah nan gersang
Tak pernah kutemukan keindahan sepertimu
Dan bila kuingat kembali waktu yang telah melintasi angkasa kesunyian
Oh.. Tuhan akhirnya kutemukan juga pengisi wadah hatiku yang kosong

Kehadirannya membuat langkahku semakin terarah dengan tatapan manisnya
Kudekap dia dengan penuh harapan
Agar keindahannya tetap tinggal bersamaku untuk selamanya
Salam manis untukmu yang tersayang

Cinta kasih yang beralaskan kerinduan mendalam
Membuat akalku seakan kepayangan saat kau jauh dari pandanganku
Pertemukan aku dengannya meski itu dari alam mimpi
Ya Tuhan, kumerindunya

Akan kupetik kelembutan untuknya
Akan kutanam kesetiaan padanya
Akan kusiraminya dengan serbuk kasih sayang
Disetiap potongn kecil serbuk itu kutitipkan sebuah harapan agar ini untuk selamanya

Tatkala matahari itu mulai meninggi
Ku memilih untuk berteduh dalam kehangatan ingatanku akan kehadirannya
Sebuah kata untukmu
Sang Bidadari kehidupan “Ku Merindumu”

*Penulis adalah salah satu mahasiswa semester tiga jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami