UIN Alauddin Kembali Kukuhkan 3 Guru Besar, Dorong Kontribusi Penelitian

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pengukuhan ketiga guru besar Prof Saleh Ridwan, Prof Fatmawati, dan Prof Muh Wahyudin Abdullah oleh Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis di Auditorium Kampus II, Kamis, (22/5/2025). | Foto: Istimewa.

Washilah — UIN Alauddin Makassar kembali mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Kampus II UIN Alauddin, Kamis (22/5/2025).

Ketiga guru besar tersebut ialah Prof Muh Wahyuddin Abdullah guru besar bidang Ilmu Akuntansi Keuangan, Prof Fatmawati guru besar bidang Ilmu Fiqih Siyasah/ Fikih Politik, dan Prof Muhammad Saleh Ridwan guru besar bidang Ilmu Hukum Perkawinan Islam.

Ketiganya dikukuhkan langsung oleh Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis, Ketua Dewan Guru Besar, Prof Musafir Pabbabari dan Ketua Senat UIN Alauddin, Prof Mardan.

Rektor UIN Alauddin, Hamdan Juhannis dalam pidatonya memberikan pesan kepada guru besar yang dilantik pada hari ini untuk terus mengingat tripel eks, yaitu eksperiensi, eksperimen, dan ekspektasi. Eksperiensi yaitu hari kemarin, eksperimen hari ini, dan ekpektasi adalah hari esok.

“Mari menggunakan pengalaman eksperiensi kita, dan melakukan eksperimen untuk mendapatkan ekspektasi akademik,” pesannya.

Salah satu guru besar yang dikukuhkan, Prof Muh Wahyuddin Abdullah menjelaskan mengenai pentingnya CSR bagi perusahaan, yang akan berdampak pada nilai dan peluang investasi bagi perusahaan.

“Kinerja keuangan yang baik, tidak hanya diukur dari pertanggung jawaban sosial lingkungan yang maksimal,” jelasnya.

Penulis: Rhizka Amelia
Editor: Hardiyanti

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami