Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UIN Alauddin Sampaikan Pesan Renungan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pengalungan jabatan tanda guru besar tetap dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Kampus II UIN Alauddin, selasa (14/10/2025). | Foto: Washilah-Nurfadillah.

Washilah — UIN Alauddin Makassar kembali kukuhkan empat guru besar dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Selasa (14/10/2025).

Keempat guru besar tersebut yakni Prof Muljono Damopolli sebagai guru besar bidang Pemikiran Pendidikan Islam, Prof Nurhidayat Muhammad Said sebagai guru besar bidang Ilmu Dakwah, Prof Syamzan Syukur sebagai guru besar bidang Historiografi Islam serta Prof La Ode Ismail Ahmad sebagai guru besar bidang Sosiologi Hadis.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis menyampaikan pesan renungan kepada keempat guru besar yang dikukuhkan. Ia mengambil kisah burung elang yang tidak membalas perlakuan burung gagak.

Guru besar Sosiologi itu berpesan untuk tidak perlu membalas saat mendapat pandangan buruk, melainkan meninggikan level kapasitas.

“Pengukuhan yang bapak lakukan hari ini itu menjadi pertanda bahwa bapak ibu sedang meninggikan kapasitasnya,” katanya.

Sementara itu dalam pidatonya, Prof Syamzan Syukur mengangkat karya sastra Bugis kuno La Galigo sebagai warisan budaya yang memiliki nilai historiografi tinggi. Ia menjelaskan bahwa La Galigo telah diakui oleh UNESCO sebagai Memory of the World Register sejak tahun 2011 karena merupakan salah satu epos terpanjang di dunia, dengan sekitar tujuh ribu halaman folio. Ia juga menekankan keindahan struktur bahasa dalam karya sastra tersebut.

Di akhir pidatonya, Prof Syamzan menyampaikan harapannya agar UIN Alauddin Makassar terus melahirkan lebih banyak guru besar di berbagai bidang ilmu.

“Ini akan menjadi modal penting bagi universitas untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Penulis: Nurul Aulia (Magang)
Editor: Hardiyanti

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami