Rektor UIN Alauddin Makassar Jadi Saksi Sidang Uang Palsu

Facebook
Twitter
WhatsApp
Rektor UIN Alauddin, Hamdan Juhannis saat menjadi saksi persidangan di kasus uang palsu, Rabu (21/5/2025). | Foto: Washilah - Nur Rahmah Hidayah.

Washilah — Rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis akhirnya menghadiri sidang kasus sindikat uang palsu usai mangkir dua kali pada sidang sebelumnya, Rabu (21/5/2025).

Hamdan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi fakta dalam persidangan terdakwa Andi Ibrahim, di Ruang Kartika, PN (Pengadilan Negeri), Sungguminasa, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan.

Pada kesaksiannya, Hamdan mengaku tidak mengetahui tentang percetakan uang palsu di Perpustakaan. Bahkan ia mengaku mengetahui kasus tersebut dari polisi dan stafnya.

“Saya baru tahu tentang kasus tersebut dari polisi saat mengatakan bahwa ada dosen yang terlibat dalam pembuatan uang palsu,” ungkapnya.

Saat ditanya oleh Hakim mengenai keberadaan mesin tersebut, ia lagi-lagi mengaku tidak tahu.

“Apakah saudara tahu kapan mesin itu ada di perpustakaan?” Tanya Hakim Ketua

“Saya tidak tahu Yang Mulia, tapi ada informasi yang mengatakan bahwa mesin itu ada pada September 2024,” terangnya.

Hamdan mengaku baru melihat mesin tersebut saat mendampingi polisi di hari kedua penggeledahan. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa mesin tersebut tidak termasuk dalam benda inventaris kampus.

“Kalo ada barang harusnya melapor ke bagian inventaris atau bagian aset UIN,” ucapnya.

Saat ditanya tentang dampak kasus ini terhadap kampus, Hamdan secara gamblang mengatakan bahwa kasus ini cukup berdampak bagi perwajahan kampus, termasuk kepercayaan masyarakat yang semakin menurun.

“Cukup berdampak bagi image kampus, apalagi kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hamdan mengatakan jika dirinya dan rekan-rekan lainnya sudah bersosialisasi ke masyarakat tentang kasus tersebut. Ia meyakinkan masyarakat bahwa kampus tidak terlibat dengan kasus uang palsu.

Penulis: Ummu Kalsum
Editor: Nur Rahmah Hidayah

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami