Washilah – Kebijakan pembatasan kegiatan malam di kampus dikeluhkan oleh mahasiswa, salah satunya datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA UIN Alauddin, Kamis (16/12/2021).
Pasalnya, pemberlakuan kegiatan jam malam dianggap meresahkan karena menganggu aktivitas kelembagaan mahasiswa.
“Keresahannya, kita dibatasi bagaimana kita beraktivitas di malam hari apalagi dibenturkan dengan kondisi lembaga kami saat ini yang ingin melakukan latihan malam,” ungkap Robiansyah salah satu anggota UKM SB eSA.
Lebih lanjut, Mahasiswa Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam itu meminta agar pembatasan kegiatan malam dihentikan, karena membuat aktivitas kelembagaan menjadi terhambat.
“Sebagai anggota di UKM eSA pasti meminta pada pihak yang ada di kampus agar dihentikan yang namanya pembatasan aktivitas malam karena otomatis kami-kami terbengkalai dalam area latihan berkesenian,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Regu Keamanan shift malam Abdul Rahim mengatakan, pihak keamanan rutin melakukan peringatan kepada mahasiswa yang melakukan kegiatan malam di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan mengumpulkan mereka sebelum meninggalkan kampus.
“Kalau peringatan sering dan teknisnya dari PKM sebelum mereka keluar, yah kita kumpulkan dulu, kita tunggu semuanya lalu kita arahkan untuk pulang,” pungkasnya.
Penulis : A. Muh. Rifky Nugraha & Nurul Annisatul Aina (Magang)
Editor : Agil Asrifalgi











