Washilah – Hari ke enam Archifet 2021 digelar, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Arsitektur (TA) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar rangkaikan kegiatan dengan Seminar Nasional, Sabtu (04/12/2021).
Seminar ini dibuka secara umum dan diselenggarakan secara offline dengan menghadirkan dua pembicara, yaitu Arsitek Budi Pradhono, IAI dan Anggota IAI Sulawesi Selatan Ar. Muhammad Karyadi yang di pandu oleh Dosen Teknik Arsitektur UIN Alauddin, Sudarman Abdullah, ST.
Fokus mengulas satu topik, Budi menilai bahwa Riset merupakan kunci dari arsitektur.
“Riset adalah salah kunci dari arsitektur, tanpa riset pembangunan dan perencangan akan jauh dari apa yang kita inginkan,” ucapnya.
Lanjut, ia mengatakan bahwa material lokal dan proses evolusi perancangan yang tidak mengkhianati lingkungan alami.
“Kadang kala pada prakteknya, pembangunan dan perancangan justru mengkhianati lingkungan alami karena tidak berdasarkan pada riset dan tidak memiliki etika yang berpihak kepada lingkungan alami,” jelasnya.
Selain itu, Pembicara kedua, Karyadi membahas tentang Lokalitas dan kaitannya dengan Globalisasi.
“Lokalitas dalam hal ini arsitektur nusantara harus di dudukkan sebagai sebuah visi kita kedepannya. Karya para arsitek harus mampu menjadi tuan rumah bukannya tamu di rumah sendiri. Tetapi, bukan berarti nilai modernitas menjadi musuh kita karena seharusnya lokalitas dan globalisasi berjalan seiringan,” ungkapnya.
Penulis : Amalia Mahfira
Editor : Ulfa Rizkia Apriliyani











