Washilah – UIN Alauddin Makassar kembali berduka, pasalnya salah satu guru besar, Prof Dr Nihaya M telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis (30/04/2020).
Mantan Dekan Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) tersebut meninggal pada pukul 17.25 WITA di Rumah Sakit (RS) Siloam Makassar, setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat Stroke.
Saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FUFP, Abdullah Thalib membenarkan informasi tersebut, ia mengatakan bahwa pemakaman akan dilaksanakan hari ini di Pekuburan UIN Alauddin Makassar.
Abdullah mengungkap sosok mantan Rektor IAIN Palopo memiliki ciri kepemimpinan yang disiplin dan tegas, menurutnya beliau tidak banyak bicara namun ia adalah seorang yang bersifat dermawan.
“Beliau orang yang tegas, komitmen, karismatik, berwibawa dan dermawan. Beliau pantang menyerah, sangat kaya secara material dan dermawan. Sudah bangun masjid pribadi di Pattalassang dan membangun rumah tahfidz. Saya merasakan kebaikannya sejak awal kuliah, saya jadi dosen saat ini atas motivasi dari beliau,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua HMJ Akidah dan Filsafat Islam (AKI), Agus Saling, mengatakan almarhum adalah orang yang sangat disiplin dalam persoalan waktu.
“Beliau orang yang sangat disiplin persoalan waktu, berpikiran plural, ramah serta bijaksana. Saya selaku ketua HMJ AFI mengucapkan terimakasih banyak atas sumbangsih pemikiran beliau selama ini sehingga budaya berpikir taklik dalam beragama terkhusus di jurusan AFI mulai berkurang,” paparnya.
Ia menambahkan, meninggalnya beliau membuat banyak orang terkhusus di jurusan AFI kehilangan sosok tokoh intelektual yang berpikir plural dan rasional.
“Kami di jurusan Akidah dan Filsafat Islam sangat kehilangan sosok tokoh intelektual tersebut. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan mengantarkannya ke Surga, amin,” pungkasnya.
Penulis: Lismardiana Reski
Editor: Rahmania











