Washilah – UIN Alauddin makassar kembali mempercepat pelaksanakan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) mulai dari tanggal 30 Maret kemarin sampai dengan tanggal 5 April mendatang. Pelaksanaan penarikan ini berdasarkan hasil rapat pimpinan, Rabu (01/04/2020).
Sebelumnya rencana penarikan mahasiswa KKN akan dilaksanakan mulai tanggal 30 Maret hingga 12 April 2020.
Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Ketua Lembaga Pusat Pengabdian Masyarakat (LP2M), Muhammad Shuhufi.
“Iya, semua mahasiswa KKN sudah ditarik paling lambat tanggal 5 April 2020. Sudah penarikan kemarin tgl 30 dan akan berlangsung sampai tanggal 5 April, adapun untuk metode penarikannya yakni dijemput di Kecamatan dan desa masing-masing,” ungkapnya.
Lanjut, ia mengungkapkan alasan penarikan mahasiswa KKN hanya sampai dengan tanggal 5 April mendatang karena berdasarkan hasil Rapat Pimpinan (Rapim) dengan pertimbangan yang terjadi saat ini.
“Berdasarkan hasil rapim dengan pertimbangan perkembangan akhir-akhir ini. Hasil rapim yaitu reschedule jadwal penarikan maksimal tanggal 5 April,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN yang berlokasi di Kabupaten Luwu Utara, Kecamatan Malangke, Desa Pattimang, Nirwana mengaku beberapa planning yang sudah disiapkan sebelum penarikan KKN menjadi amburadul.
“Planning yang sudah disiapkan selepas pengerjaan proker tidak terlaksana, sedih karena secepat ini harus berpisah dengan teman-teman posko dan keluarga yang menampung. Di sisi lain juga setuju sama penarikan cepat ini, karena situasi sudah tidak kondusif lagi akibat virus covid-19, proker juga tidak bisa jalan, jadi percuma kita di kampung orang cuma diam-diam dalam rumah, lebih baik dipulangkan saja,” jelasnya.
Penulis: Lismardiana Reski
Editor: Rahmania











