Bumi sedang sakit
Tak lain terjangkit wabah yang menyakitkan
Ia tak terlihat, dan
Tak jelas pun keberadaanya
Bangun pagiku sedikit mendebarkan dari biasanya
Hari pertama kau tervonis masuk ke wilayahku
Kau sedikit membuat kacau
Seisi dunia engkau buat panik
Kabar darurat tentang wabahmu ada dimana-mana
Gelisah yang menjadi-jadi
Sungguh kau menjadi racun
Menyakitkan
Engkau menjadi trending nomor satu
Dimana-mana ada kabar tentang dirimu
Kasihan, manusia kini berlomba-lomba meminta ampun
Karena dirimu,
Semua orang khawatir atas kehadiranmu.
Corona











