Seminar dan Bedah Buku Jadi Lanjutan Peringatan Hari Filsafat Sedunia

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana saat Seminar dan Bedah Buku yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), yang berlangsung di Leacture Theatre (LT) Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar, Kamis (21/11/2019).

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) UIN Alauddin Makassar melanjutkan peringatan Hari Filsafat Sedunia dengan menggelar Seminar dan Bedah buku. Berlangsung di Leacture Theatre (LT) Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP), Kamis (21/11/2019).

Kegiatan ini mengangkat tema, “Menyadari Tuhan dalam Filsafat” dan salah satu rangkaiannya yakni seminar terkait pemikiran Prof Qasim Mathar serta bedah buku yang berjudul “Islam di Jendela Langit.”

Prof Qasim Mathar selaku keynote speaker dan dua narasumber yakni Wahyuddin Halim selaku dosen UIN Alauddin Makassar dan Barsihannor yang merupakan penulis buku “Islam di Jendela Langit.”

Wahyuddin Halim dalam pemaparan materinya mengatakan esensi agama Islam itu luas, bukan hanya bersifat simbolik.

“Esensi agama islam itu bukan hanya sebatas penampilan-penampilan bersifat simbolik dan ceramah-ceramah agama yang lebih diwarnai ritualitas keseharian pribadi, melainkan esensi islam lebih jauh dan luas daripada itu,” paparnya.

Ketua HMJ Aqidah dan Filsafat Islam, Adrian Khaeruddin mengatakan dengan adanya kegiatan ini dapat membuka cakrawala berpikir orang banyak.

“Dengan adanya seminar dan bedah buku ini, dapat membuka cakrawala berpikir masyarakat di luar sana, terkhusus masyarakat jurusan Aqidah dan Filsafat Islam yang hari ini masih banyak mendapati keterkungkungan dalam beragama,” ucapnya.

Moderator dalam seminar dan bedah buku ini, Muhammad Takbir Malliong mengatakan dalam rangka memperingati Hari Filsafat Sedunia juga merupakan stimulus dari HMJ Aqidah dan Filsafat Islam.

“Maka dengan menggelar seminar dan bedah buku, dapat menstimulus filsafat khususnya filsafat islam yang belakangan ini kurang mendapat perhatian publik,” jelasnya.

Penulis: Lismardiana Reski (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami