Washilah — Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) gandeng Jurusan Peternakan se-Sulawesi Selatan selenggarakan Aksi Gizi yang berlangsung di SMPN 13 Makassar, Selasa, (2/12/2025).
Berbagai jurusan yang terlibat di antaranya Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin, HMJ Peternakan Polbangtan Gowa, Himpunan Mahasiswa (Hima) Peternakan Unhas dan Himpunan Mahasiswa Peternakan Universitas Bosowa.
Salah satu anggota Ismapeti, Ahmad Muhaimin berharap program ini terus berlanjut dan mempererat kolaborasi antar kampus serta memberi dampak positif yang luas bagi masyarakat.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, Isamapeta berkomitmen memperkuat kontribusi mahasiswa Peternakan di masyarakat baik dalam aspek kesehatan, gizi maupun aksi kemanusiaan,” katanya.
Salah satu agenda dalam kegiatan ini yakni sesi edukasi, di mana setiap kampus menghadirkan perwakilannya untuk memaparkan sesuai bidangnya.
Perwakilan HMJ Ilmu Peternakan FST UIN Alauddin, Fahrul Khair menjelaskan mengenai peran strategis protein hewani dalam pembentukan jaringan tubuh, peningkatan imunitas, serta optimalisasi perkembangan otak pada remaja.
“Remaja harus memastikan bahwa asupan proteinnya tercukupi agar pertumbuhan berlangsung optimal,” ucapnya.
Kedua, perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Peternakan Universitas Bosowa, Agil Cahyadi menjelaskan terkait kebutuhan gizi remaja yang mencakup pentingnya kecukupan energi, vitamin, mineral dan dampak kekurangan gizi terhadap kesehatan dan kemampuan akademik.
“Masa remaja adalah periode kritis. Kekurangan gizi sekecil apa pun dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan daya tahan tubuh. Edukasi gizi harus menjadi perhatian sejak dini,” ujarnya.
Selanjutnya, dari Mahasiswa Peternakan Unhas, Muh Nasman memberikan pemahaman tentang strategi sederhana dalam menerapkan perilaku hidup sehat, seperti menjaga pola makan yang teratur, memilih makanan bergizi, melakukan aktivitas fisik, serta mengelola waktu belajar dan istirahat.
“Kebiasaan kecil seperti makan teratur dan menjaga waktu istirahat bisa memberi dampak besar bagi kesehatan remaja,” jelasnya.
Terakhir, HMJ Peternakan Polbangtan Gowa, Muh Furqan Darwis menguraikan langkah-langkah menjaga kesehatan harian, termasuk kebiasaan sarapan, menjaga kebersihan diri, memenuhi kebutuhan hidrasi, serta pentingnya waktu tidur yang cukup.
“Kesehatan harus dibangun dari rutinitas harian. Sarapan, kebersihan diri, dan tidur yang cukup adalah fondasi yang sering dianggap sepele tetapi sangat menentukan kualitas hidup,” tuturnya.
Penulis: Rhizka Amelia
Editor: Hardiyanti











