Malam Ramah Tamah HMJ Ilmu Hukum Tampilkan Tarian Khas Suku Kajang

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pertunjukan Pa Bitte Passapu Oleh SSB Toriolo Kajang dalam Malam Ramah Tamah yang diselenggarakan HMJ Ilmu Hukum UIN Alauddin di Kajang Tanah Towa, Bulukumba, (23/8/2025). | Foto: Istimewa.

Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin tampilkan tarian khas Suku Kajang, Pa Bitte Passapu yang dibawakan oleh Sanggar Seni Budaya (SSB) Toriolo Kajang dalam Malam Ramah Tamah di Kajang Tanah Towa, Bulukumba, (23/8/2025).

Ketua HMJ Ilmu Hukum, Muhamad Zulpikar mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap tarian adat yang mulai terlupakan akibat derasnya arus akulturasi budaya.

“Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi? Sekarang generasi muda lebih suka menonton tarian dari luar atau tarian lain yang tak punya makna. Hal ini perlu dicemaskan, sebab budaya tanpa apresiasi akan mati,” ujarnya.

Sementara itu, anggota SSB Toriolo Kajang, Deng Sarro menuturkan Pa Bitte Passapu mengandung kritik sosial terhadap praktik perjudian, yang disimbolkan melalui sabuk ayam dalam tarian.

“Tari ini menceritakan sabuk ayam yang berujung saling membunuh,” katanya.

Salah satu pelaksana kegiatan, Abdullah Dimas menegaskan kegiatan ini tidak semata untuk hiburan, melainkan juga untuk menanamkan rasa apresiasi budaya di kalangan mahasiswa.

“Kami hadirkan sanggar seni supaya mereka tahu bahwa yang keren tidak harus berasal dari luar,” tuturnya.

Penulis: Andi Abhar (Magang)
Editor: Hardiyanti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami