Aliansi Dema FUFP Lakukan Aksi: “Darurat Kenegarawanan, Makzulkan Jokowi”

Facebook
Twitter
WhatsApp
Aksi menuntut Presiden Jokowi, oleh Aliansi Dema FUFP di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Senin (5/2/24). | Foto: Istimewa.

Washilah – Aliansi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar, melakukan aksi dengan tema “Darurat Kenegarawanan – Makzulkan Jokowi” yang berlangsung di Kampus I UIN Alauddin Makassar, dan berlanjut di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Senin, (5/2/24).

Dalam aksinya, Jendral Lapangan, Reski mengatakan aksi ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap demokrasi bangsa, dan kekecewaannya terhadap presiden.

“Bangsa ini darurat kenegarawanan dikarenakan presiden sibuk cawe-cawe untuk anaknya,”  teriaknya dalam orasi.

Lebih lanjut, ia juga mengomentari pernyataan langsung Presiden Jokowi terkait keberpihakannya kepada salah satu kandidat calon presiden. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk nepostisme.

“Banyak hal yang sarat akan nepotisme,  mengakibatkan kemuakan dari rakyat Indonesia, dan salah satunya dari aliansi Dema Ushluhuddin Filsafat dan Politik,” pungkasnya.

Sementara itu,  Ketua umum Dema FUFP, Nurrahman Hariyadi menyampaikan bahwa aksi yang mereka lakukan bersama merupakan kemauan yang didasari oleh keadaan bangsa saat ini. Rahman menjelaskan, isu ini menjadi sesuatu yang paling hangat dibincangkan di mana-mana.

“Aksi yang kami lakukan merupakan bukti bahwa keprihatinan dan kewarganegaraan mahasiswa itu benar ada dan tak akan pernah redup,” ungkapnya.

“Dengan aksi ini, kami berharap mampu memantik mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat untuk tetap menyuarakan kebenaran, meskipun itu kecil,” harapnya.

Dalam aksi itu, mereka menuntut tiga hal:

1. DPR membawa aspirasi pemakzulkan presiden Jokowidodo untuk diputuskan oleh MPR.
2. Boikot partai politik yang tidak memihak pemakzulan Jokowidodo.
3. Menggugat para menteri dan ASN yang ikut terlibat dalam kampanye untuk mengundurkan diri.

Aksi mereka terus berlanjut hingga salah satu  staf aspirasi DPRD, Andi Padauleng, datang menyambangi dan mendengar tuntutan mereka.

Penulis: Arya ASB
Editor: Rahmat Rizki

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami