Suara Bantal

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ilustrasi : Shuttlestock

Oleh : Sugiya Selpi R

Pagi menyapa
Embun menggembul
Kicauan ayam mengadu
Dan siang sedang menunggu
Namun aku masih pangku kepala tuan

Air suci turut mengalir dari muara tuan
Suara dengkuran indah pun turut menghiburku
Aku tahu ini cukup melelahkan
Tapi tuanku terasa lebih lelah

Inginku menggelitiknya
Namun tuan berbalik lalu memelukku
Tambah nyaman aku
Ah..sial, Tuan terlalu tampan untuk kubangunkan

* Penulis merupakan Mahasiswi Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami