Washilah – Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Jami’ UIN Alauddin Makassar telah melaksanakan Musyawarah Kerja (Musker) periode 2022 di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) pada Minggu (13/03/2022). Dalam Musker tersebut, disepakati pelaksanaan program kerja akan dilakukan secara offline untuk menarik Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih banyak.
Salah satu koordinator Departemen, Isra, memaparkan bahwa ada beberapa program kerja yang sistemnya diubah. Dari yang kemarin kebanyakan dilaksanakan secara online, maka tahun ini akan lebih banyak kegiatan offline.
Ketua LDK Al-Jami’, Ahmad Siddiq Setiawan, juga mengatakan akan lebih banyak mengadakan kegiatan secara offline dengan harapan dapat merekonstruksi kegiatan-kegiatan demi tercapainya LDK yang lebih progresif, lebih baik dan adaptif.
“Beberapa diantaranya yaitu kajian, seminar, dialog lintas agama, seminar Qur’an dan recruitment. Banyak kegiatan yang dimaksimalkan offline,” ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa LDK Al-Jami’ selalu mengalami masalah sejak adanya pandemi Covid-19. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan secara online membuat kader semakin berkurang.
“Kader semakin berkurang karena kurangnya komunikasi secara langsung oleh para kader,” ungkap Ahmad.
Penulis: Khusnul Fatimah/Nur Annisa (Magang)
Editor: Jushuatul Amriadi











