Washilah – Wakil Dekan I, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin, Dr Shabir beri klarifikasi terkait demonstrasi yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa FTK, Senin (03/01/22).
Diketahui aksi unjuk rasa tanggal 15 Desember 2021 tersebut terkait zona integritas FTK yang dianggap hoaks.
“Semua tuduhan ini tidak berdasar,” tegas Dr Shabir.
Ia klarifikasi selama 2 tahun ini FTK telah berupaya untuk membangun ataupun mencapai predikat kategori wilayah bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM).
Hal tersebut menuai perhatian dari pihak birokrasi FTK. Beberapa mahasiswa yang terlibat mendapatkan surat panggilan untuk dimintai penjelasan.
Dr Shabir membeberkan pemanggilan tersebut bertujuan untuk mengindari kesalahpahaman antara mahasiswa dan pihak birokrasi.
“Beberapa mahasiswa kami panggil. Namun disayangkan, mereka tidak mengindahkan undangan kami. Padahal kami sangat ingin bekerja sama dengan mahasiswa,” keluh Wakil Dekan I FTK tersebut.
Penulis: Sahrir (Magang)
Editor: Sugiya Selpi R











