Sempat Vakum, Inaugurasi Perdana MPI jadi Wadah Mahasiswa Sebagai Perubahan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penampilan puisi musikal sebagai pengisi acara pada inaugurasi Manajemen Pendidikan Islam angkatan 2020 yang berlangsung di gedung dharma wanita building

Washilah– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar laksanakan Inaugurasi angkatan 2020 dengan tema “Persistent, Spirit, Catalyst” yang berlangsung di gedung dharma wanita building, Selasa,(30/11/2021).

Meski latihan menuju malam puncak sempat terhenti akibat pandemik, akhirnya kegiatan ini mampu dilaksanakan oleh jurusan MPI dengan melibatkan angkatan 2020 sebagai inisiator kegiatan.

Pada Euforia Inagurasi kali ini, dibuka secara resmi oleh Ridwan Idris Selaku ketua jurusan (Kajur) MPI

Dalam agenda acara tersebut, Ketua HMJ MPI Tesar Arwandi dalam sambutannya menjelaskan, bahwa Inaugurasi yang dilaksanakan ini merupakan Inaugurasi Perdana Prodi Managemen Pendidikan Islam.

“Inaugurasi yang digelar dengan tema Persistent, Spirit, Catalys Ini merupakan inaugurasi perdana yang dilaksanakan oleh jurusan manajemen pendidikan Islam itu sendiri,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua panitia, Sahrul pada saat di wawancarai mengatakan bahwa alasan diangkatnya tema ini adalah dikarenakan selama ini, belum pernah ada kegiatan inaugurasi yang terlaksana.

“Tema kegiatan itu ada tiga yaitu Persistent, Spirit, dan Catalyst yaitu persistent itu gigih, spirit itu semangat dan catalyst diambil dari kata katalisator yaitu perubahan, nah yang disorot dalam tema ini mengenai Catalyst yaitu perubahan, karena selama ini belum pernah dilaksanakan kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa penggarapan kegiatan ini dimulai pada akhir Maret tapi sempat vakum. Namun, akhirnya masif kembali pada Agustus yang melibatkan satu angkatan 2020.

“Penggarapan ini dimulai dari pembentukan panitia pada akhir Maret, tapi penggarapan sempat vakum saat memasuki bulan ramadhan karena banyaknya panitia yang pulang kampung jadi kerja kerja kepanitian sempat terhenti, kemudian kepanitiaan mulai masif kembali yaitu pada Agustus sampai dengan hari H,” pungkasnya.

Penulis : Niamat (Magang)
Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami