Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Arsitektur (TA) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar Adakan “Temu Desa” dengan tema “Menggali dan membaca. Kembali kearifan para leluhur” sebagai rangkaian dari ArchiFest 2021. Rabu, (1/12/2021).
Berlangsung selama tiga hari, terhitung dari tanggal 30 November – 2 Desember 2021, dan berlangsung di Perkampungan Tua Bitombang, Kecamatan Bontoharu, kelurahan Bontobangun, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Terdapat enam delegasi perwakilan yang ikut serta dalam kegiatan ini, diantaranya HMJ-TA UIN Alauddin Makassar, HMJ Teknik Infirmatika (TI) UIN Alauddin Makassar, HMJ Sistem Informasi (SI) UIN Alauddin Makassar, HMJ Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Bosowa dan Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar.
Ketua HMJ-TA, Muhammad Naufal Saranani mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai wadah dalam mengenali kearifan lokal tradisional masyarakat perkampungan Tua Bitombang.
“Kegiatan ini lahir sebagai pemantik dan wadah bagi mahasiswa untuk mengenali dan mencari tau kearifan para masyarakat tradisional menjalankan kehidupannya ditengah lajunya peradaban,”paparnya.
Lanjut, mahasiswa semester tujuh itu mengatakan hasil dari observasi kegiatan Temu Desa ini akan menghasilkan karya ilmiah dalam bentuk Film Dokumenter, Jurnal, dan Majalah Arsitektur.
“Output dari kegiatan tamu desa adalah mengolah data-data observasi dan menyajikannya dalam bentuk Film Dokumenter, Jurnal, dan Majalah Arsitektur,”.
Sementara itu, salah satu peserta kegiatan Deni Rifanjela merasa bahwa kegiatan ini merupakan agenda silaturahmi antara masyarakat dan mahasiswa.
“Untuk silaturahmi bersama teman-teman arsitektur dan masyrakat desa dan bisa mengabdi bukan hanya dibidang arsitekrur tapi bisa untuk mengabdi pada masyarakat,” paparnya.
Penulis : Tritia Kurniati
Editor : Agil Asrifalgi











