“Redupnya Senyawa Serotonin” Oleh Ismail HM

Facebook
Twitter
WhatsApp

Hujan telah menelan terik

Lewat parasmu yang bersemayam dengan

Duka terpatri pergi.

Kenangan seperti beranda yang menguar-kan

Senyawa serotonin, berserakan dalam mataku

Yang tak lagi bisa menjamah hadirmu.

 

Entah…

Seketika sukmaku makin kesepian.

Mungkin hadirnya hujan hari ini mebawa kenangan

Yang meyelipkan sebuah peristiwa  masa lalu di ubun-ubun kepala.

 

Entah..

Sekeras apapun pikiran ini melupakannya,

Rupamu akan selalu menjelma lewat hujan.

 

Aku titipkan sajak kerinduan ini

Lewat doa yang melintang ke atap langit.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami