Hei tuan Kota Raja Nudin
Aku adalah pengelana jauh
Kau sambutku dengan asap rokok
Kendara beroda keluar dari bibir besinya
Congkak dan sombong, tanpa memberiku sebatang
Hei Tuan Kota Raja Nudin
Aku adalah pengelana jauh
Ketika tidurku,
Kau senandungkan nyanyian klakson, knalpot,
Galian tambang dan cacian orang-orang naik tensinya
Merah mataku terbangun
Sakit kepalaku bukan kepala lagi
Hei Tuan Kota Raja Nudin
Aku adalah pengelana jauh
Kau gauli perlahan dengan rasa lapar, sesak nafas,
Haus dahaga
Enak sajianmu jadi sarapan pagi, siang dan malam
Janji tuan tak seperti dikata dari berita-berita
Baliho-baliho,
Ocehan visi-misi, para dewa-dewa
Sejahtera katamu akan sejahtera
Hei tuan Kota Raja Nudin
Aku adalah pengelana jauh
Jadikan mayatku tugu,
Harap pengelana lain tak datang sepertiku











