Karang Taruna Sebagai Akses Publishing Terhadap UMK, Berbasis Media Sosial

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sumber foto : Cloudcomputing.id

Oleh : Muh Rifky Nugraha

Karang taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan yang bergerak untuk memotori kesejahteraan sosial. Anak muda memang minim pengalaman karena itu ia tak tawarkan masa lalu, anak muda menawarkan masa depan, sebuah paradoks luar biasa yang dikatakan oleh Anies Baswedan, memiliki arti dan posisi yang begitu besar bagi pemuda bangsa Indonesia, bagi seluruh anak bangsa.

Mengapa demikian? Karena peranan pemuda dalam konteks kehidupan sosial masyarakat sangatlah penting, anak muda memiliki ide, memiliki gagasan, memiliki pemikiran yang dapat membantu menangani masalah-masalah sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Pemuda mampu memberikan pemahaman, mampu memberikan ide, mampu memberikan gagasan, dan mampu menjawab serta memberikan solusi terhadap masalah dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat.

Melalui Organisasi karang taruna, anak muda yang ada di desa dapat mengekspresikan dan mengeskplore dirinya untuk melakukan kolaborasi dalam mewujudkan kerja nyata dan dedikasi terhadap masyarakat di pedesaan. Karang taruna juga sebagai wadah untuk mengumpulkan aspirasi masyarakat dan menjadi wadah untuk menuangkan seluruh pemikiran pemuda dalam mengembangkan dan memajukan desa.

Dalam pengembangan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa, pemberdayaan karang taruna peranannya sangat diperlukan. Karena seluruh aspek atau bidang sosial yang dijalani masyarakat memerlukan sumbangsi ide dari pemuda. Sehingga sesuatu yang dilakukan masyarakat pedesaan baik itu di bidang pertanian, perkebunan, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan wisata dapat berkembang atau berjalan jauh lebih baik.

Kondisi kehidupan sosial masyarakat di Indonesia saat ini mengalami perubahan yang sangat signifikan, semenjak virus corona atau Covid-19 masuk dan merambah sangat cepat di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menyebabkan akses kehidupan sosial masyarakat mengalami keterbatasan, sehingga terjadi kemerosotan ekonomi yang dialami oleh masyarakat. Masyarakat yang memiliki pekerjaan sehari-hari harus ke luar rumah dan membutuhkan akses banyak orang sudah tentu memiliki penghasilan yang sangat menurun, apalagi masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki pekerjaan tetap maupun pekerjaan sampingan.

Dampak pandemi virus Covid-19 ini juga sangat dirasakan oleh masyarakat yang ada di desa. Karena kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat seperti usaha kecil menengah mengalami penurunan omset dan penurunan harga pasar. Mayarakat otomatis mengalami kerugian.

Sebelum adanya pandemi COVID-19 ini masyarakat secara langsung memasarkan hasil usahanya yang digarap dalam usaha kecil menengah, seperti dijual langsung dipasar tradisional, dijajakan keluar desa seperti di kota dan di desa-desa yang ada di setiap kecamatan, tidak hanya itu hasil usaha kecil menengah yang diolah oleh masyarakat desa juga dipasarkan secara langsung di tempatnya, atau para konsumen datang di tempat usaha kecil menegah pedesaan tersebut.

Di dalam usaha kecil menengah yang dilakukan masyarakat desa, ada berbagai macam produk usaha yang di garap, di antaranya ada makanan, minuman, karya kerajinan tangan, dan pembibitan tanaman. Semua ini memiliki nilai jual dan market yang menjanjikan, akan tetapi di masa pandemi virus Covid-19 yang terjadi saat ini menyebabkan usaha kecil menengah yang di olah oleh masyarakat desa mengalami penurunan pemasaran dan penurunan omset.

Masyarakat pun sekarang mengalami penurunan semangat untuk terus mengembangkan usaha kecil menengah yang mereka miliki, karena virus Covid-19 ini. Mengapa demikian? Karena masyarakat bingung hasil usahanya mau dipasarkan ke mana, sedangkan akses sosial sekarang di batasi. Seperti, pembukaan pasar tradisional di batasi, akses ke luar rumah terbatas, begitupun dengan asumsi masyarakat yang sangat khawatir akan ancaman penyebaran virus Covid-19, yang diamini virus ini dapat menyebar den menular sangat cepat baik itu menular pada orang yang telah terjangkit virus ini atau telah positif maupun menular melalui orang yang disebut dengan istilah orang tanpa gejala (OTG).

Oleh karena itu, untuk meningkatkan eksistensi hasil olahan usaha kecil menengah yang dilakukan oleh masyarakat pedesaan maka, pemuda desa yang tergabung dalam karang taruna harus mengambil peranan penting untuk membantu usaha kecil menengah yang dikelola oleh masyarakat dalam hal pengolahan produk dan proses pemasaran. Peranan penting yang harus dilakukan oleh karang taruna adalah dengan memberikan bantuan berupa ide kreatif dan inovatif pada masyarakat dalam melakukan produksi terkait apa yang diolah dalam usaha kecil mengah tersebut. Misalnya tambahan ide inovatif pada produk pengolahan mengenai bentuk produk, cara pengolahan produk yang sehat dan steril, desain kemasan yang menarik, serta proses pemasaran yang mudah dan terjamin.

Proses yang paling penting untuk dilakukan oleh karang taruna dalam membantu pemasaran atau penjualan produk hasil usaha kecil menengah yang diolah oleh masyarakat pedesaan adalah dengan membuat akses publisihing yang memanfaatkan teknologi komunikasi atau jaringan internet. Akses publishing yang dapat dibuat atau diciptakan oleh karang taruna adalah dengan membuat laman penjualan atau lapak online dengan memanfaatkan aplikasi yang ada di media sosial seperti facebook, Instagram, line, dan whatsaap yang secara khusus memasarkan hasil produk olahan usaha kecil menengah pedesaan.

Dengan memanfaatkan teknologi yang ada maka produk olahan usaha kecil masyarakat dapat dipasarkan atau dipublikasikan secara luas dan seluruh masyarakat atau pengguna media sosial dapat membeli produk olahan tersebut dengan mudah sehingga pemasaran dan permintaan produk dari konsumen dapat meningkat dengan kuantitas yang lebih besar.

Pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh karang taruna ini dalam mengembangkan usaha kecil menengah pedesaan tentu sejalan dengan perkembangan zaman yang lebih modern sekarang, yakni zaman sekarang Indonesia berada di era industri 4.0. Di mana perkembangan dan kemajuan teknologi digital sangat besar peranannya di seluruh bidang, baik dibidang sosial, pendidikan, politik, ekonomi, pariwisata, dan kebudayaan. Kemajuan teknologi informasi di era industri 4.0 ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi aktual yang terjadi di dalam negeri maupun di luar negeri.

Selain itu, manfaat besar yang diperoleh masyarakat di era industri 4.0 ini yakni proses dinamika atau mobilitas ekonomi yang lebih mudah diakses dan lebih menguntungkan apa lagi sekarang ditengah pandemi Covid-19 yang menyebabkan kegiatan sosial menjadi terbatas. Akan tetapi, dengan adanya kemajuan teknologi ini tentu menjadi salah satu alat yang menguntungkan untuk tetap menjalankan roda perekonomian.

Selain akses pemasaran usaha kecil menengah pedesaan yang dibuat atau diciptakan oleh karang taruna melalui pemanfaatan media sosial, akses distribusi hasil produk juga dapat lakukan dengan mudah, yakni membuat kerja sama dengan perusahaan yang bergerak dibidang travel pengiriman barang. Seperti JNE, J&T, ninja ekspress dan TIKI. Kerja sama dengan perusahaan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang jaraknya jauh.

Untuk akses distribusi pemasaran bagi konsumen yang jaraknya dekat atau yang masih berada dalam kawasan satu daerah, maka, akses distribusi dapat dilakukan oleh sumber daya manusia yang ada dalam karang taruna itu sendiri. Pemberdayaan karang taruna sebagai akses publishing terhadap usaha kecil menengah yang diolah oleh masyarakat diera pandemi Covid-19 adalah langkah yang signifikan untuk meningkatkan eksistensi produk yang diolah dalam usaha kecil menengah pedesaan. Karena dengan begitu, proses pemasaran sangat luas dan dapat diketahui oleh seluruh masyarakat yang menggunakan media sosial terkait produk usaha kecil menengah pedesaan.

Sehingga dapat menambah omset penjualan, dan menambah hasil produksi dengan jaminan permintaan konsumen yang lebih banyak. Aksi karang taruna dalam membuat akses publishing terhadap produk usaha kecil menengah pedesaan yang dikelola oleh masyarakat merupakan sebuah karya atau inovasi yang sangat efektif apalagi dengan kondisi dan situasi sekarang ditengah pandemi Covid-19 yang menyebabkan proses kehidupan sehari-hari menjadi terbatas.

Penulis Merupakan Mahsiswa Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Pokitik Semseter III.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami