HMJ Teknik PWK Gelar Aksi Tuntut Profesionalitas Kinerja Jurusan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sejumlah Massa Aksi melakukan tuntutan yang di gelar Mahasiswa Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), di lapangaan Fakultas Sains dan Teknologi.

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UIN Alauddin Makassar bersatu menggelar aksi tuntutan profesionalitas kinerja jurusan, berlangsung di Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Senin (27/09/2021).

Ada tiga poin tuntutan yang menjadi fokus aksi yakni Pengoptimalan perkuliahan, pelibatan mahasiswa dalam penetapan kebijakan dan kejelasan terkait perubahan kurikulum.

Ketua Divisi Advokasi dan Aksi HMJ Teknik PWK, Surhan Hilal Noedjeng menjelaskan keresahan mahasiswa teknik PWK yang sampai saat ini masih banyak mata kuliah mahasiswa yang belum berjalan khususnya angkatan 2019, 2020 dan 2021.

“Dilihat dari kalender akademik sudah sampai di minggu ke empat, tapi di jurusan PWK masih banyak mata kuliah yang belum berjalan itukan merupakan kekhawatiran mahasiswa. Masuk akalnya di mana kalau kita sudah bayar ukt tetapi perkuliahan yang merupakan hak utama kita tidak didapat,” ucapnya.

Lanjut, Ia juga mengungkapkan pengambilan keputusan yang dilakukan pihak jurusan Teknik PWK dianggap sepihak dan tidak melibatkan mahasiswa.

“Salah satu contohnyakan mengenai konsentrasi jurusan yang dimana biasanya tidak dibatasi mahasiswa bilang berapa masuk di kelas konsentrasi ini atau berapa di sini tapi pas angkatan saya 2018 dapat konsentrasi tiba-tiba dibatasi 22 orang permata kuliah dan itukan sudah merenggut kebebasan dan itu juga secara tiba-tiba jadi kita tidak bisa melakukan apa-apa,” Ungkapnya dengan tegas.

Sementara itu Ketua HMJ, Amiluddin bersama Senat Mahasiswa serta beberapa mahasiswa lainnya mengatakan telah melakukan koordinasi dengan ketua jurusan dan menyepakati untuk membentuk komitmen terkait tuntutan pengoptimalan perkuliahan.

“Untuk perkuliahan tadi jawaban dari mereka telah terbit roster mata kuliah yang terbaru dan besok bisa mulai kuliah dan beberapa poin tuntutan lain itu besok akan ada pertemuan hmj dan kajur untuk membentuk komitmen terkait tuntutan tuntutan tersebut,” tuturnya.

Ia juga berharap dengan adanya aksi ini pihak jurusan bisa mengevaluasi kulitas kinerja jurusan dalam mengakomodir hak-hak mahasiswa.

“Harapannya teman-teman mahasiswa mendapatkan hak yg seharusnya mereka dapatkan serta perbaikan kinerja jurusan dalam mengakomodir keperluan mahasiswa,” Pungkasnya.

Penulis : Arfah Rahajab

Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami