Gelar FGD, Dema FAH Bahas Problematika UKT-BKT. 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sekretaris Umum Dema-U dan Sema-U menyampaikan gagasannya dalam Focus Group Discussion (FGD), membahas persoalan pendidikan dan UKT-BKT

Washilah – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar, Menggelar Focus Group Discussion (FGD), berlangsung di Pasar Rewa, Kabupaten Gowa. Sabtu (06/06/2021).

Dalam FGD terebut bertajuk “Revisiting Falsafah Pendidikan : Mengurai Problematika Sistem UKT-BKT; Tindak Lanjut Lembaga Kemahasiswaan UINAM?”.

Ketua Dema FAH, Suci Rahmayani menuturkan kegiatan ini merupakan seri ke tiga dari lanjutan program kerja salah satu bidang pengurus Dema.

“Ini sambungan yang kemarin, sekarang itu seri ke tiga nya, nah ada seri satu yang di Fakultas, seri dua yang online dan yang seri ke tiga ini sekarang tapi diubah bentuknya lagi, dikasi kayak focus group discussion” tuturnya.

Lanjut, Ia juga mengatakan pihaknya telah mengundang lembaga-lembaga Kemahasiswaan dari setiap fakultas , serta Sema-U dan Dema-U, namun menyangkan ada dua Fakultas yang tidak sempat hadir dalam FGD.

“Saya mengundang delapan Fakultas dan juga Sema-U dan Dema-U sebagai finalis, karena mereka yang punya legitimasi khusus langsung ke pihak Rektorat kan, tapi sayangnya juga ada dua Fakultas yang sama sekali tidak menghadirkan satupun lembaga Kemahasiswaan baik itu HMJ, Sema dan Dema, yaitu FTK dan FDK,” Lanjut Suci.

Sementara itu, Sekertaris Umum Sema-U menegaskan telah memberikan langkah konkrit dengan menyurat kepada setiap Senat Mahasiswa Fakuktas (Sema-F) dengan Mengarahkan HMJ dan Dema Fakuktas untuk memobilisasi Mahasiswa/i yang ingin melakukan peninjauan ulang UKT-BKT.

“Sema-U sudah memberikan langkah kongkrit menyurati senat-senat Mahasiswa Fakultas untuk bagaimana HMJ dan Dema di fakultasnya untuk memobilisasi mahasiswa-mahasiswi yang mau melakukan peninjauan ulang UKT-BKT” tegasnya.

Penulis: Kahlil Jaymar & Andi Fahrul Azis

Editor : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami