FTK UINAM Lolos Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM

Facebook
Twitter
WhatsApp
Nampak Spanduk Bertuliskan "Anda Memasuki Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, Fakultas Tarbiyah dan Keguguran," di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar, Senin (19/04/2021).

Washilah – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar lolos Zona Integrasi (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri tahun 2021, Senin (19/04/2021).

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal ( Dirjen) Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia dalam surat keputusan yang dikeluarkan dengan Nomor 0851/Dj.ai/KP.02.3/02/2021 pada Kamis 04 Februari 2021 lalu.

Dengan mengantongi NKP Self-Assesment sebanyak 58 poin sementara NKP Penilaian pendahuluan 57,31 poin dengan tim penilai yang dilakukan oleh Muhammad Aziz Hakim MH. FTK dinyatakan lolos Zona Integritas WBK dan WBBM.

Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) FTK, Fajar Muharram menjelaskan perihal ZI sendiri yakni dikenal sebagai sebuah predikat yg diberikan oleh pemerintah dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas publik.

“Sederhananya ZI itu predikat yg diberikan, karena menjadi garda terdepan dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan mutu layanan publik yg sifatnya bersih melayani,” terangnya.

Sementara itu Wakil Dekan II FTK, M Rusdi mengungkapkan, FTK merupakan fakultas pertama di UIN Alauddin yang lolos Zona Integrasi dan mewakili skala Universitas setelah ditunjuk langsung oleh Rektor.

“Jadi memang penunjukan langsung dari Rektor tapi bukan asal ditunjuk karena memang Tarbiyah yang dianggap paling layak dari segi pembenaran administrasinya serta penanganan masalah yang ada di Fakultas,” jelasnya.

Lanjut, Ia berharap dengan lolosnya FTK kedalam zona integritas wilayah bebas korupsi dapat meningkatkan aspek dalam penanganan administrasi serta pelayanan terhadap kemahasiswaan juga kepada alumni.

“Bukan berarti sekarang pelayanan dan penanganan administrasi tidak bagus tapi kedepannya kita harapkan lebih bagus lagi, jadi itu saja, kalau sudah bagus semua itu, yah insyaallah menuju UIN Alauddin yang lebih baik,” harapnya.

Penulis : Nur Afni Arifin (Magang) 
Editor   : Agil Asrifalgi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami