UIN Alauddin Gelar Diskusi Awal Tahun, Bahas Ketenagakerjaan di Indonesia

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – Humas UIN Alauddin Makassar mengadakan diskusi publik awal tahun secara daring (online) dengan tema “Luaran Perguruan Tinggi Agama dan Masa Depan Ketenagakerjaan di Indonesia” melalui aplikasi Zoom Meeting dan live Facebook, Kamis (07/01/2021)

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua Komisi IX DPRD RI, Dr Nihayatul Wagirah dan perwakilan Japan Education Academy, Sulawesi Selatan Imelda.

Sebanyak 361 peserta yang hadir dalam diskusi publik, sedangkan live Facebook sebanyak 1062 orang.

Narasumber pertama Dr Nihayatul Wagirah memaparkan tentang jumlah penduduk usia kerja yang terpapar Covid-19.

“Dari total penduduk usia kerja sebanyak 203, 97 juta orang, presentase penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 sebesar 14,28% sedangkan angkatan kerja yang terdampak Covid sebesar 20,51%,” tuturnya.

Ia juga memberikan beberapa catatan kepada penduduk usia kerja, karena pasca pandemi Covid-19 lapangan pekerjaan semakin sulit, selain itu ia memberikan semangat kepada generasi muda.

“Pasca Covid-19 lapangan pekerjaan semakin sulit dan kompetisinya semakin ketat. Sementara pola pekerjaan cenderung bertumpu pada kerja jarak jauh (WHF) atau fleksibilitas kerja dan untuk generasi muda harus lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baru melalui pelatihan dan pendidikan, terutama yang berbasis teknologi,” jelasnya.

Narasumber kedua, Imelda memberikan materi tentang edukasi bahasa Jepang dalam mempersiapkan kualitas pekerja. Ia mengajak untuk mempersiapkan skill dalam berbahasa Jepang.

“JEA Sul-Sel di UIN memberikan kesempatan alumni kesehatan untuk menyiapkan diri dengan skill bahasa Jepang N4 untuk menjadi tenaga Care Worker Profesional di Jepang. Kebutuhan tenaga kerja Care Worker di Jepang sangat banyak, ayo siapkan skill bahasa Jepang, jangan takut belajar hal baru untuk mendapatkan pengalaman kerja di Jepang, karier yang panjang di Jepang menanti kalian,” paparnya.

Imelda pun mengucapkan terima kasih kepada UIN Alauddin Makassar atas undangannya menjadi narasumber pada diskusi publik.

“Kami berterima kasih atas kerja sama yang terjalin sampai saat ini, dan undangan diskusi awal tahun ini sangat bagus dan tepat karena sekaligus bisa menjadi gambaran apa yang sebaiknya kaum produktif lakukan dan siapkan, terlebih menghadapi dampak Covid-19 pada pasar kerja,” pungkas Imelda.

Penulis: Tritia Kurniati (Magang)
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami