Washilah – Lembaga Pendidikan Mahasiswa Islam (LAPENMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah dan Keguruan sukses laksanakan Sekolah Pendidikan Humanis yang bertajuk “Konsientisasi Wajah Humanisasi,” di Sekretariat HMI Tarbiyah Romang Polong selama empat hari, terhitung 17-20 Desember 2020.
Direktur LAPENMI, Kardiman Aksah mengharapkan agar kegiatan ini mampu memberikan edukasi penyadaran kepada kader HMI.
“Kami sebagai pengurus lembaga berharap dengan diadakannya sekolah humanis ini, para kader-kader HMI Komisariat Tarbiyah dan Keguruan memiliki kesadaran yang mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengharapkan agar para kader HMI Tarbiyah memiliki kemampuan soft skill keguruan yang profesional.
“Dan saya juga berharap agar kedepannya, para kader HMI yang telah lulus dari kampus mampu menjadi guru yang profesional dalam lembaga-lembaga pendidikan, utamanya di sekolah-sekolah,” harapnya.
Salah seorang peserta dari jurusan Pendidikan Matematika, Riska Yunus menyampaikan alasan mengikuti kegiatan itu, agar mengetahui dengan sadar akan problem pendidikan yang terjadi di masyarakat.
“Tujuan saya mengikuti kegiatan ini agar mampu mengetahui secara sadar akan problem yang terjadi dalam pendidikan, khususnya di sekolah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ia telah belajar banyak tentang hegemoni dan kekerasan simbolik yang terjadi dalam pendidikan.
“Setelah saya mengikuti kelas Pendidikan Humanis ini, saya mendapatkan banyak edukasi yang bermanfaat mengenai kesadaran kritis yang harus di bangun untuk menghilangkan hegemoni dan kekerasan simbolik yang terjadi dalam pendidikan,” tuturnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan melakukan kunjungan ke kampung Savana Makassar untuk simulasi menjadi Guru.
Penulis: Al-Kautsar Taufik (Magang)
Editor: Rahma Indah











