Sesi Pertama, Rektor Kukuhkan 238 Wisudawan Angkatan 86

Facebook
Twitter
WhatsApp

Washilah – UIN Alauddin Makassar telah menggelar wisuda Angkatan 86 secara Luar Jaringan (Luring) dan Dalam Jaringan (Daring) untuk sesi pertama di Training Centre Kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Selasa (28/07/2020).

Wisuda kali ini diikuti sebanyak 238 wisudawan dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), 65 peserta diantaranya merupakan lima wisudawan/wisudawati terbaik perwakilan dari tiap jurusan yang mengikuti wisuda secara Luring, sedangkan 173 peserta lainnya mengikuti wisuda via aplikasi Zoom dari kediamannya masing-masing.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis dalam pidatonya menyampaikan, ini merupakan kali pertama dalam sejarah, UIN Alauddin merayakan wisuda secara virtual sebagai pilihan terakhir untuk mencegah penyebaran pandemik Covid-19.

“Wisuda virtual ini adalah pilihan terakhir bagi kita sebagai salah satu usaha untuk memutus transmisi pandemik Covid-19,” terangnya.

Meskipun kegiatan ini pertama kali diadakan, akan tetapi ia bersyukur sebab pelaksanaan wisuda pada kali ini berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah prosesinya berjalan lancar,” syukurnya.

Selain sistem pelaksanaan yang berbeda, wisuda kali ini juga memiliki keistimewaan dimana Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI, Prof Kamaruddin Amin mengisi orasi ilmiah secara virtual, juga untuk pertama kalinya program studi Kedokteran UIN Alauddin Makassar mengeluarkan sarjana kedokteran sebanyak 20 orang.

“Kesyukuran bagi UIN Alauddin Makassar untuk pertama kalinya kita sudah mengeluarkan sarjana kedokteran yang sudah diwisuda kurang lebih 20-an dan sekarang sedang menjalankan praktek Koass di rumah sakit,” jelasnya.

Salah satu wisudawan yang mengikuti acara secara luring dari FST Erdin S Mat, mengaku bahwa ia bersyukur telah diwisuda dengan sistem yang baru dan menjadi salah satu dari lima perwakilan jurusannya, meskipun pelaksanaannya berbeda dari wisuda sebelumnya.

“Wisuda bulan ini atau angkatan ini memang berbeda dari wisuda yang sebelumnya. Kebersamaan dan kebahagiaannya tidak bisa terlalu disebarluaskan seperti biasanya. Tapi terlepas dari itu semua saya tetap bersyukur terlebih lagi dengan adanya semacam sistem seperti ini yang mungkin baru kampus UIN yang laksanakan,” tuturnya.

Penulis : Nur Isna Mulyani Rasya
Editor : Rahma Indah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami