Washilah – Aksi demonstrasi dari Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar (ALMAUN) sempat mengalami ricuh. Pasalnya, salah seorang massa aksi mendapat perlakuan represif dari pihak keamanan kampus. Aksi ini berlangsung di depan gerbang masuk kampus II UIN Alauddin Makassar, Senin (15/06/2020).
“Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, perlakuan refresif terhadap teman-teman mahasiswa yang berlagsung tadi sore kita semua mengecam tindakan itu dan seharusnya tidak di lakukan oleh pihak keamanan kampus. Karena kita semua hanya ingin meminta secara baik-baik pihak kampus menerima tuntutan,” terang Koordinator Lapangan (Korlap) Ahmad Rahmat.
Lanjut, ia juga menyampaikan bahwa, dari aksi tadi, ia menyampaikan ketidak puasan dari apa yang sempat disampaikan oleh pihak pimpinan.
“Pertama saya smpaikan begini mengenai aksi tadi, bahwa tuntutan yang kami bawah itu belum menemui yang namanya titik temu, artinya keinginan kami itu belum tercapai meskipun pihak pimpinan sudah memberikan pernyataan yaitu berupa penjelasan semata, tapi saya mewakili massa aksi dan seluruh kawan-kawan semua,” jelasnya.
Salah seorang massa aksi Irsan juga menyampaikan bahwa, aksi hari ini bukanlah akhir, namun akan berlanjut sesuai dari hasil evaluasi.
“Aksi ini akan berlanjut, dan yang perlu diketahui, ini bukanlah akhir dari perjuangan kawan-kawan hari ini, jika lagi-lagi apa yang disampaikan oleh pimpinan itu adalah hal yang bohong atau Hoax, kami tak segan-segan untuk kembali lagi melakukan aksi yang mungkin lebih besar dan lebih banyak lagi massa aksi yang akan ikut serta nantinya,” bebernya.
Penulis: Ardiansyah Safnas
Editor : Rahma Indah











