Ikakep UIN Alauddin Adakan Galang Donasi APD Untuk RS

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penyaluran bantuan APD berupa masker n95 sebanyak 2 box kepada UGD RS Wahidin.

Washilah – Ikatan Alumni Keperawatan (Ikakep) UIN Alauddin Makassar mengadakan galang donasi untuk memberikan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis di Rumah sakit di Makassar. Alat pelindung diri berupa, masker, kacamata, handscoon dan hand sanitizer.

Kegiatan ini dimulai pada tanggal 22 Maret hingga 21 April dengan target donasi sebanyak 100 Juta Rupiah.

Ketua IKA Keperawatan UIN Alauddin Makassar dan sekaligus Tim Khusus Perawat Covid-19 di Rumah Sakit Unhas Ahmad Minolla, mengatakan penyaluran bantuan ini atas dasar inisiatif para alumni keperawatan.

“Terkait itu, ini adalah murni inisiatif dari teman-teman alumni IKA Keperawatan yang notabene bertugas sebagai perawat. Kita melihat berbagai macam keluhan dibeberapa instansi Rumah Sakit yg kekurangan APD (Alat Pelindung Diri). Sehingga teman-teman alumni melakukan penggalangan dana guna membantu setiap petugas yang membutuhkan APD tersebut,” ucapnya.

Sekretaris umum Ikakep Dedhy Hamriadi Haruna mengatakan stok APD saat ini sangat minim dan terbatas.

“Pembelian APD dilakukan secara bertahap karena distributor Makassar masih membatasi pembelian. Pada distribusi APD yang pertama kita menyumbangkan masker n95 2 box kepada Rumah Sakit Wahidin itu di bagi sedikit karena stoknya terbatas kita mau bagi 10 box tapi yang tersedia sisa 2 box,” ujarnya.

Perawat Pelaksana Di IGD RS Wahidin Aswedi Winardi selaku penerima bantuan APD mengatakan bantuan dari Ikakep sangat membantu.

“Bantuan APD berupa masker n95 dari Alumni kep. UIN sangat membantu perawat di UGD Wahidin, karena saat ini APD sangat langka di dapatkan,” tuturnya.

Perawat pelaksana di RS Bahagia Helwi Juwita menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD ini.

“Kami Sangat berterima kasih atas bantuan APD yang membantu sekali dan itu sangat bermanfaat buat kami tenaga kesehatan di RS, apalagi kami perawat yg langsung bersentuhan dengan pasien,” jelasnya

Helwi Juwita juga memberikan pesan kepada semua agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

“Pesan saya, tetap ikuti anjuran pemerintah, tetaplah di rumah, jika ingin keluar rumah dalam kondisi penting2 saja, jangan lupa pake masker bila keluar rumah (tidak perlu pake masker bedah, setidaknya ada perlindungan untuk diri sendiri dan orang lain), bawa handsanitizer dan tisu, rajin cuci tangan, pake sabun atau alkohol, jangan menyentuh wajah, hidung atau mata, jaga imunitas dengan makan makanan bergizi dan berolahraga, bila di rumah lakukan hal-hal positif biar tidak stress,” tuturnya.

Dedhy dan beberapa rekan lainnya merasa tergerak hatinya dengan adanya keluhan-keluhan dari para tenaga medis.

“Kami juga merasa tergerak sekali dengan keluhannya teman-teman di berbagai Rumah Sakit di Makassar, di Sulteng dan Rumah sakit di Jawa, saat ini kami usahakan supaya kebutuhan APD mereka bisa kami cover tanpa menunggu dari suplai pemerintah,” ucapnya

Ia menambahkan pemerintah perlu melakukan himbauan lebih lanjut dengan me lockdown transmisi agar penyebarluasan wabah ini tidak membludak.

“Makassar itu saya prediksi sama teman-teman itu penyebarluasan covid-19 akan semakin meluas sampai ke daerah-daerah dan semakin membludak jumlahnya, jika tidak dilakukan lockdown wilayah akibatnya akan sangat fatal,” jelasnya.

Penulis : Mutmainnah A Sabrah
Editor : Rahma Indah

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami