Darurat Wabah DBD, Mahasiswa KKN Desa Donri-Donri Adakan Program Toga

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar bersama dengan Kepala Desa Donri-Donri, Muhiddin Tebu beserta Perangkat Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Donri-Donri, Ridwan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Aula Desa, Selasa (10/3/2020).

Washilah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Angkatan 62 mengadakan Kegiatan Seminar Program Kerja (Proker) di Aula Desa Donri-Donri, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Selasa (10/3/2020).

Seminar program kerja dihadiri oleh Kepala Desa Donri-Donri, Muhiddin Tebu beserta Perangkat Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Donri-Donri, Ridwan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Donri-Donri.

Dalam sambutan Muhiddin menyampaikan bahwa masalah kesehatan yang dihadapai masyarakat Donri-Donri saat ini adalah Demam Berdarah (DBD) yang banyak menjangkit masyarakat.

“Wabah ini sangat bahaya bagi masyarakat sekitar, jadi kami berharap kepada mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar dapat memberikan program untuk mencegah penyakit ini sehingga tidak meluas,” Ucap Muhiddin Tebu.

Menanggapi hal tersebut, selanjutnya Muhammad Irsyad selaku Koordinator Desa (Kordes) Donri-Donri, mengatakan untuk mencegah dan juga menanggulangi wabah tersebut, Mahasiswa KKN akan melaksanakan salah satu program kerja kesehatan yakni Tanaman obat keluarga (Toga).

“Dari pihak kami, akan meyalurkan salah satu program kerja terkait kesehatan, dengan membuat Toga,” Kata Irsyad.

Adapun Toga yang diberikan kepada masyarakat melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), memberikan beberapa tanaman seperti pepaya, petikan kebo, jeruk nipis, dan sambiloto.

Tanaman Toga nantinya memberikan banyak manfaat untuk mengatasi wabah penyakit seperti DBD.

Citizen Report : Anita Puspita Sari

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami