Rektor Kembali Keluarkan Surat Edaran, Kuliah Daring Diperpanjang

Facebook
Twitter
WhatsApp
Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, Kampus II.

Washilah – Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis kembali mengeluarkan surat edaran No. B-847/Un.06.I/PP.00.09/03/2020 tentang Tindak Lanjut Kebijakan Upaya Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan UIN Alauddin Makassar.

Surat edaran tersebut dikeluarkan tanggal 27 Maret 2020 di Gowa. Dalam surat tersebut menjelaskan bahwa alasan dikeluarkannya edaran dengan memerhatikan surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Terdapat 9 poin yang diterangkan dalam surat edaran, diantaranya kegiatan perkuliahan semester genap Tahun Ajaran 2019/2020 dilakukan secara daring hingga akhir semester.

“Perkuliahan secara online (daring) diperpanjang sampai akhir perkuliahan semester genap tanggal 12 Juni 2020,” tegasnya dalam surat tersebut.

Berikut poin dalam surat edaran tersebut:

1. Perkuliahan secara online (daring) diperpanjang sampai akhir perkuliahan semester genap tanggal 12 Juni 2020.
2. Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) dilaksanakan secara daring sesuai kalender akademik.
3. Konsultasi akademik dan kemahasiswaan, berupa seminar dan ujian yang berkaitan skripsi, tesis, dan disertasi, serta kegiatan penelitian dapat dilakukan
secara daring dengan tetap memperhatikan aturan dan norma akademik yang berlaku.
4. Kegiatan praktikum yang menunjang pembelajaran ditiadakan, sedangkan praktikum untuk tugas akhir dibolehkan dengan prosedur yang ketat serta mengutamakan keselamatan dan kesehatan.
5. Dalam pemberian tugas, dosen harus mengedepankan asas proporsional dan memperhatikan kondisi psikologis mahasiswa.
6. Pimpinan Fakultas/Pascasarjana melaporkan pelaksanaan kegiatan akademik daring sebagai bahan evaluasi di tingkat universitas.
7. Pelaksanaan Wisuda Angkatan ke-86 dijadwalkan pada bulan Juni 2020.
8. Seluruh keluarga besar UIN Alauddin Makassar diharapkan mengikuti arahan pemerintah untuk melakukan physical distancing.
9. Hal-hal yang bersifat teknis terkait pembelajaran daring ini akan dituangkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) tersendiri.

Penulis: Nur Isna Mulyani Rasya
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami