Klarifikasi Dosen Pembimbing Mengenai Isi Pesan Whatsapp

Facebook
Twitter
WhatsApp
Isi pesan whatsapp yang beredar dibeberapa grup KKN UIN Alauddin Makassar, Sabtu (28/3/2020).

Washilah – Salah satu Dosen Pembimbing
KKN UIN Alauddin Makassar angkatan 62 dan 63, Dr Supardin mengklarifikasi pesan yang ia sampaikan melalui whatsapp terkait imbauannya kepada Mahasiswa KKN angkatan, Sabtu (28/03/2020).

Adapun pesan tersebut menyampaikan kepada mahasiswa bahwa armada angkutan bus jalur Luwu-Makassar akan segera ditutup.

“Ass wr wb. Ada informasi dari armada angkutan Bus, bahwa semuanya akan segera ditutup. Artinya tidak ada lagi mobil bus yang bisa masuk dan keluar dari dan ke suatu daerah. Kalau ini terjadi, mahasiswa KKN akan tinggal di lokasi sampai tanggal 1 Juni 2020. Mohon koordinasi dengan teman temannya semua, para kepala desa, para kadus, paral tempat kosnya masing-masing, terutama kepada Pak Camat dan aparat kecamatan… Karena itu, saya imbau kepada mahasiswa, apabila ada orangtua atau keluarganya yang mau jemput tanggal 31 Maret 2020, maka saya persilakan, dengan catatan atas izin dari Kepala Desa, Camat. Dan wajib kordesnya dan yang bersangkutan menelpon saya. Karena itu sekali lagi saya katakan musyawarahkan dengan sebaik baiknya. Insya Allah berkah” isi pesan tersebut.

Mengenai hal tersebut, Dr Supardin mengklarifikasi pesan tersebut, ia telah berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan belum ada pelarangan keluar masuk bus ke Luwu Timur.

“Setelah saya berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam hal ini Dinas Perhubungan yang diwakili oleh Kepala Bidang Perhubungan Darat, Bapak Syafaruddin, ia mengatakan bahwa Pemkab Lutim belum ada pelarangan keluar masuk bus ke Luwu Timur. Jadi penarikan mahasiswa KKN untuk Kalaena tetap tanggal 12 April 2020, pukul 16.00 WITA di depan Kantor Kecamatan Kalaena Lutim, Sambil menunggu perintah selanjutnya,” Tuturnya.

Lanjut, ia menambahkan bahwa mahasiswa KKN di Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur dalam kondisi baik semua.

“Untuk sementara, mahasiswa KKN kami di Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur dalam kondisi baik semua. Malahan setelah saya keliling Desa se-Kecamatan Kalaena Lutim, semua mengatakan bahwa terlalu cepat penarikan pada tanggal 12 April 2020 tersebut, yang semula akan ditarik pada tanggal 19 April 2020. Semuanya senang ber-KKN di Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur. Alhamdulillah, insya Allah berkah,” Jelasnya.

Senada dengan itu Dr Muhammad shuhufi menegaskan bahwa penarikan KKN angkatan 62 dan 63 sesuai pada jadwal yang telah ditetapkan.

“Info mengenai hal itu sudah diklarifikasi ulang oleh yang bersangkutan, bahwa tetap pada jadwalnya,” ucapnya.

Penulis: Nur Qalbina Razak
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami