Larangan Aktivitas Malam Tak Batasi Kreativitas UKM SB eSA

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penampilan tari "Karena Aku Berbeda" yang digarap oleh Sri Ramadhani dalam Seleksi Calon Anggota Penuh (Escape), bertempat di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Alauddin Makassar. Kamis (12/12/2019).

Washilah – Adanya aturan larangan aktivitas malam di wilayah kampus UIN Alauddin Makassar, tidak membatasi kreativitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA untuk menggelar Pementasan Karya Seleksi Calon Anggota Penuh (Escape) tahun 2019 dirangkaikan dengan penampilan Lafaz Budaya Islam dalam Ruang Kesenian (LABIRIN), bertempat di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Alauddin Makassar. Kamis (12/12/2019).

Ketua Umum UKM Seni Budaya eSA, Reski Adi Sijaya berpesan apapun halangan yang ada, jalan kesenian haruslah tetap ada di Kampus Peradaban.

“Saya cuma ingin berpesan bahwa apapun yang menjadi kondisi teman-teman, apapun yang menjadi halangan teman-teman, tetaplah berada pada koridor untuk menjalankan kesenian atau membangkitkan kreativitas seni dan budaya yang ada di kampus UIN Alauddin Makassar, “pesan mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah ini.

Ketua Panitia Escape, Mahardi dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah prasyarat untuk menjadi anggota penuh.

“Kegiatan Escape ini adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh UKM Seni Budaya eSA sebagai salah satu prasyarat untuk menjadi anggota penuh. Jadi, beberapa bulan yang lalu kita telah melaksanakan pendaftaran untuk seleksi anggota penuh dan kemarin yang mendaftar ada sekitar 30 orang dari anggota biasa UKM Seni Budaya eSA dan sampai hari ini yang bertahan sekitar 13 orang,” ujar mahasiswa semester VII ini.

Penulis: Nur Isna Mulyani Rasya (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami