FDK Undang Pegiat Literasi dan Penulis Cerpen

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana saat Pegiat Literasi Muhary Wahyu Nurba dan Penulis Cerpen "Yang Tumbuh Pada Diri Bapak" Inayah Natsir sedang menjelaskan mengenai proses kreatif. Berlangsung di Leacture Theatre (LT) FDK, Selasa (24/12/2019).

Washilah – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar menggelar Diskusi Buku dan Proses Kreatif yang bertema bertema “Membumikan Muhammad Saw” dengan mengundang pegiat literasi dan penulis cerpen. Berlangsung di Leacture Theatre (LT) FDK, Selasa (24/12/2019).

Pegiat Literasi, Muhary Wahyu Nurba menjelaskan hal yang paling menarik dalam karya tulis.

“Dalam proses penulisan karya tulis hal yang paling menarik itu adalah bagaimana cara kita menyampaikan pesan, menyampaikan pesan dengan menarik itu juga akan menarik perhatian pembaca untuk membacanya,” jelasnya.

Penulis cerpen “Yang Tumbuh Pada Diri Bapak,” Inayah Natsir mengatakan menulis adalah sebuah pekerjaan yang keratif.

“Dalam dunia kepenulisan ada dua hal untuk menjadi orang yang kreatif, yang pertama adalah membaca buku, semakin bagus bacaan kita maka semakin bagus kualitas menulis kita. Dalam dunia kepenulisan, menulis adalah sebuah pekerjaan yang kreatif,” ucapnya.

Penulis: Ulfa Rizkia Apriliyani (Magang)
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami